PKMM Upaya Pembangunan Ekonomi PSK (Pekerja Seks Komersial) Melalui Program Pelatihan Ketrampilan Jahit dan Training Kewirausahaan di Kenteng Silir Kec. Pasarkliwon Surakarta

ditulis pada February 19, 2012
kategori Motivasi | Pertamax?

A. Judul
Upaya Pembangunan Ekonomi PSK (Pekerja Seks Komersial) Melalui Program Pelatihan Ketrampilan Jahit dan Training Kewirausahaan di Kenteng Silir Kec. Pasarkliwon Surakarta

B.Latar Belakang Masalah
Masyarakat merupakan suatu komponen penting dalam pembangunan suatu negara berkembang. Ketika masyarakat itu baik, maka baik pula kondisi pertumbuhan negaranya. Begitu juga Indonesia, sebagai suatu negara berkembang, Indonesia membutuhkan segenap dukungan dari setiap bagian masyarakatnya. Tentunya bagian ini menjadi hal penting yang harus kita perhatikan, karena keberhasilan dalam pengelolaan wilayah kecil akan menentukan keberhasilan bagi wilayah yang lebih luas jangkauannya.
Membahas mengenai masyarakat tentunya tidak terlepas dari masalah ekonomi yang notabene begitu dekat bersinggungan dengan kondisi suatu masyarakat. Ekonomi suatu masyarakat yang carut marut, tentunya akan mempengaruhi perkembangan wilayah itu sendiri. Perkembangan ekonomi suatu masyarakat yang tidak baik tentunya akan mempengaruhi stabilitas perekonomian pada wilayah yang lain. Maka perhatian lebih yang dicurahkan untuk menyokong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah merupakan hal yang penting dalam pembangunan kemajuan sebuah negara, Meskipun hal tersebut bukan merupakan hal utama bagi suatu tetapi permasalahan ekonomi merupakan hal yang membutuhkan perhatian lebih, mengingat himpitan ekonomi yang terjadi dalam kondisi saat ini bisa membuat orang melakukan apa saja untuk mencukupi kebutuhannya.
Minimnya lapangan pekerjaan juga menjadi alasan klasik yang sering kali membuat para pencari kerja menjadi berlaku kriminal untuk mendapatkan uang demi mencukupi kebutuhan keluarga. Seorang ibu rumah tangga yang merasa kebutuhannya tidak bisa tercukupi oleh sang suami bisa jadi bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fenomena lazim seperti ini juga yang terjadi di Kenteng Silir, sebuah wilayah memprihatinkan baik dalaam sektor sosial maupun ekonomi.
Seperti suatu daerah pada umumnya, Silir merupakan bagian dari kawasan kota Solo. Kota yang begitu terkenal dengan keluhuran budaya ataupun etikanya, kota yang terkenal dengan produk batiknya dan di kota inilah Silir terletak. Wilayah ini memang tidak begitu luas, tetapi menjadi kawasan yang cukup dikenal masyarakat. Bukan karena prestasinya, tetapi karena citra buruk yang dibentuk oleh daerah tersebut yaitu dikenal sebagai kawasan prostitusi. Prostitusi atau pelacuran menurut Budisoesetyo mempunyai pengertian sebagai suatu pekerjaan yang bersifat menyerahan diri kepada umum untuk perbuatan seksual dengan mendapat upah. (Simandjuntak, Beberapa Aspek Patologi Sosial 1981:25). Tentunya menjadi hal yang tidak pernah diharapkan oleh penduduk wilayah tersebut yang notabene tidak semua berprofesi sebagai PSK, tetapi tidak dipungkiri bahwa sebagian besar penduduknya adalah pekerja seks komersial.
Sebagian penduduk Silir merupakan penduduk pendatang dari beberapa kota di Jawa Tengah, seperti Wonogiri, Sragen, Sukoharjo dsb. Rata-rata meraka dating ke Solo dalam usaha untuk memperbaiki nasib. Tetapi pada kenyataannya ketika mereka telah menetap di Solo, mereka justru terjerumus untuk menekuni pekerjaan sebagai PSK. Dan tentunya semua karena desakan ekonomi, tidak adanya pekerjaan yang bisa dilakukan juga menjadi alas an utama.
Kondisi seperti inilah yang menggerakkan kami untuk berusaha memberikan sesuatu yang dapat bermanfaat guna mengangkat derajat para PSK ataupun mantan PSK yang tentu saja begitu membutuhkan pekerjaan untuk menyokong kehidupan mereka. Melalui pelatihan dan training kewirausahaan, kami mencoba membekali para PSK ini dengan keahlian menjahit dan keahlian berdagang ataupun usaha kecil-kecilan yang dapat mendatangkan uang guna mencukupi kebutuhan, tidak lagi dengan menjual diri untuk mendapatkan sesuap nasi.
baca selengkapnya

Menikmati “Kesunyian” Pantai Nampu

ditulis pada February 19, 2012
kategori Story | Pertamax?

dsc01320
Pantai Nampu, nama ini terasa asing mungkin bagi telinga Anda yang tinggal di luar wilayah Solo atau daerah Wonogiri. Letak pantai ini berada di daerah Wonogiri, Jawa Tengah, atau sekitar 2-3 jam dari kota Solo.

Pantai Nampu termasuk pantai yang masih alami karena tidak banyak orang yang tahu keberadaan pantai ini. Padahal, keindahan pantai ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Pantai Nampu terletak di desa Dringo, kelurahan Gunturharjo, kecamatan Paranggupito, atau sekitar 70 km dari pusat kota Wonogiri. Sekitar 2 jam waktu tempuhnya. Pantai Nampu memiliki pemandangan indah khas pantai yang masih perawan (belum tersentuh tangan manusia). Ada tebing batu di sisi pantai yang sangat indah, Pantai pasir putih yang bersih, semilir angin laut yang terkadang begitu kencang, sehingga sangat cocok untuk Anda yang hobi bermain layang-layang.

427269_2621269978177_1448017724_31911880_1436525760_n
Selain itu, karena tidak banyak orang yang tahu keberadaan pantai Nampu, lokasi objek wisata ini relatif sepi, bisa jadi Anda seperti mengunjungi pantai pribadi Anda sendiri. Di pantai ini Anda bisa mengajak keluarga, teman-teman, ataupun orang terdekat menikmati suasana pantai yang begitu privat.
396213_2621287098605_1448017724_31911924_831513378_n
Akivitas apa pun sebatas tidak melanggar hukum dan nilai-nilai sosialdapat Anda lakukan. Bermain voli atau mencoba futsal di pasir putih yang luas di pantai Nampu, kenapa tidak coba Anda lakukan. Sensasi bermain bola di pasir pantai tentu jauh berbeda dengan bermain bola dilapangan atau di rumput.

Jika air laut surut, Anda bisa melihat karang-karang indah di tepi pantai. Namun berhati-hatilah, ada beberapa karang yang tajam dan licin. Sebaiknya gunakan alas kaki saat berjalan-jalan melihat karang-karang ini. Biasanya di sekitar karang tersebut Anda akan menemukan ikan kecil-kecil berbagai warna berenang di balik karang-karang. Tentu sangat menyenangkan mengamati gerak-gerik mereka.
407358_2621270898200_1448017724_31911883_964524461_n
Namun sayang, di Nampu yang masih alami ini tidak terdapat pos penjagaan. Sehingga Anda perlu hati-hati jika hendak berenang di laut, karena jika sewaktu-waktu ombak yang tinggi bisa membahayakan keselamatan Anda. Jika Anda membawa anak kecil, perhatikan mereka dengan baik, jangan sampai terlalu jauh ke laut tanpa pendamping.
Selain itu, di kawasan wisata pantai Nampu ini juga jarang orang berjualan. Jadi, lebih baik Anda mempersiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup sebagai bekal wisata ke pantai Nampu.
Jalan menuju pantai Nampu sudah beraspal, namun karena kondisi jalan yang menikung dan terjal, Anda harus ekstra waspada dalam mengendarai kendaraan. Untuk transportasi umum, belum banyak mobil angkutan yang mencapai wilayah obyek wisata ini. Maklum, tidak banyak orang mengetahui keberadaan pantai nan indah ini.
Jika hendak menginap, sebaiknya Anda melaporkan diri kepada kepala dusun terdekat sehingga keberadaan Anda diketahui masyarakat sekitar yang biasa mencai ikan di pantai Nampu. Hal ini agar masyarakat di sekitar mengetahui keberadaan Anda, untuk saling menjaga. Jadi tunggu apa lagi, pantai Nampu menunggu Anda liburan esok.

Kegalauan Mahasiswa Tingkat Akhir

ditulis pada February 12, 2012
kategori Motivasi | Pertamax?

Sebagai seorang mahasiswa tingkat akhir (baca: semester 8 ) seperti saya saat ini tentu sudah mendengar tentang surat edaran dari Dikti yang menambahkan syarat kelulusan jenjang program studi (S1, S2, dan S3). Anda bisa membaca surat edaran tersebut pada pranala berikut:

http://dikti.go.id/attachments/article/2670/Surat%20Publikasi%20Karya%20Ilmiah.pdf

Di dalam surat edaran tersebut dinyatakan bahwa publikasi untuk program S1/S2/S3 merupakan salah satu syarat kelulusan, yang berlaku terhitung mulai kelulusan setelah Agustus 2012:
1 ) Untuk program S1 harus ada makalah yang terbit di jurnal ilmiah
2 ) Untuk program S2 harus ada makalah yang terbit di jurnal ilmiah terakreditasi Dikti
3 ) Untuk program S3 harus ada makalah yang terbit di jurnal Internasional.
baca selengkapnya

Tips Mengendalikan Amarah

ditulis pada February 12, 2012
kategori Motivasi | Pertamax?

Sifat pemarah adalah salah satu sifat yang di benci dalam Islam dan salah satu sifat yang harus kita hindari.Islam mengajarkan agar kita menjadi pribadi yang santun dan pemaaf seperti yang di contohkan Rasulullah dan para sahabat.

Bagaimana dengan kita ?, apakah sudah bisa mengendalikan amarah ketika datang atau malah kita yang dikendalikan oleh amarah tersebut dan menjadi pribadi yang dikendalikan oleh syetan

Beberapa tips yang bisa kita praktekkan agar bisa mengendalikan amarah:
baca selengkapnya

7 Faktor Penyebab Takabur

ditulis pada February 12, 2012
kategori Motivasi | Pertamax?

Takabur -yang telah kita ketahui definisinya- merupakan penyakit hati tingkat tinggi yang harus diwaspadai oleh semua muslim, termasuk aktifis dakwah. Dikatakan penyakit hati tingkat tinggi karena sejarah iblis laknatullah dimulai dari penyakit satu ini. Merasa lebih tinggi dari Adam, ia lalu mendurhakai perintah Allah untuk bersujud padanya. Abaa wastakbara, kata Al-Qur’an. Demikian pula para penguasa taghut yang menjadi musuh para nabi dan rasul, semuanya dihinggapi penyakit ini.

Dengan mengetahui faktor-faktor penyebab suatu penyakit, diharapkan kita bisa menghindarinya. Demikian pula dengan takabur ini. Ada beberapa faktor penyebab yang semoga setelah kita mengetahuinya lalu berupaya keras untuk menghindarinya, sebagaimana kita menghindari api yang telah kita ketahui panasnya bisa membakar kita.
baca selengkapnya

Dibalik “99 Cahaya di Langit Eropa”

ditulis pada January 9, 2012
kategori Resensi Buku | 1 yang kesasar

Ketika membaca judul buku tersebut di spanduk sebuah toko buku di Solo, saya langsung penasaran. Apakah ini sebuah novel atau cerita tentang tempat-tempat bersejarah Islam di Eropa. Saya pun tak melewatkan acara bedah buku yang diadakan di toko buku tersebut.

Di awal sesi acara bedah buku, saya merasa agak aneh. Pembawa acara sekaligus moderator tidak membuka acara dengan salam. Acara pun dilanjutkan dengan langsung sesi tanya jawab dengan penulis yaitu mbak Hanum Salsabilla Rais. Saya yang saat itu belum mambaca buku tersebut tentu saja merasa bingung dengan obrolan antara mbak Hanum dan pemandu acara. Beberapa tokoh yang dibicarakan pun juga saya tak mengenalnya. Seharusnya di awal acara di ceritakan dulu sinopsis buku tersebut secara singkat. Sehingga peserta yang belum membaca buku tersebut juga bisa mengikuti. Saya pun semakin penasaran dengan buku tersebut, apakah sebuah novel fiksi atau hanya menceritakan tempat-tempat Islam bersejarah di Eropa. Akhirnya di tengah acara tersebut saya memutuskan untuk membeli bukunya. Paling tidak sudah ada gambaran tentang apa yang dibicarakan di acara bedah buku itu. Khusus hari itu pun ada diskon 20% untuk pembelian buku 99 Cahaya di Langit Eropa. Walaupun saat itu duit udah menipis, tapi karena rasa penasaran saya yang cukup tinggi membuat saya untuk merelakan membeli buku tersebut.

Sekilas membaca buku itu, akhirnya saya mendapatkan jawaban dari rasa penasaran saya. Buku tersebut adalah sebuah NOVEL NON FIKSI. Artinya buku tersebut ditulis dengan konsep seperti novel tetapi merupakan kisah nyata. Kisah penulis selama menjalani kehidupan di Eropa dan perjalanan menapaki jejak2 sejarah Islam di Eropa. Belum cukup banyak buku yang membahas tentang sejarah Eropa dengan konsep seperti ini.
baca selengkapnya

Menikmati Liburan di Semarang (Part 2)

ditulis pada January 8, 2012
kategori EvenT | 2 yang kesasar

Perjalanan berlanjut dari pantai marina menuju Masjig Agung Semarang buat sholat dhuhur. Masjid Agung Semarang atau Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di Sambirejo, Gayamsari, Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
408850_2430737967431_1221088720_31987903_2911591_n
Memasuki gerbang masuk masjid aroma religi sungguh terasa. Di jalan menuju kompleks masjid terdapat tulisan 5 rukun Islam, yaitu Shahadat, sholat, puasa, zakat dan haji. Ada juga kompleks toko2 yang menjual berbagai cinderamata yang bernuansa Islam.

Masjid Agung Jawa Tengah bangunannya meneladani prinsip gugus model kluster dari Masjid Nabawi di Madinah. Bentuk penampilan arsitekturnya merupakan gubahan baru yang mengambil model dari tradisi para wali dengan membubuhkan corak universal arsitektur Islam pada pada bangunan pusatnya dengan menonjolkan kubah utama yang dilengkapi dengan minaret runcing menjulang di keempat sisinya.

baca selengkapnya

Menikmati Liburan di Semarang (Part 1)

ditulis pada January 8, 2012
kategori EvenT | Pertamax?

Sore kemarin (7/1/2012) hujan deras mengguyur kota Semarang hingga Ungaran. Membuat perjalanan liburan ke Semarang bersama teman-teman angakatan 2008 math FMIPA UNS begitu terasa dingin dan sejuk.

Perjalanan dimulai pukul pukul 6.30 WIB berangkat dari kampus. Lokasi liburan kita kali ini adalah pantai marina, masjid Agung Semarang, Lawang Sewu dan Banaran.

Perjalanan selama 3 jam di bus sungguh tak terasa karena ada acara yang diselenggarakan di bis selama perjalanan. Yaitu tukaran KADO. Jadi, sehari kemarin kita sibuk menyiapkan kado senilai 5ribu (tidak habis pakai) utuk acara tukar kado. Sampai saya harus berjam2 mencari kado apa yang pas yang nantinya bisa berkesan buat teman2. Acara pun dmulai dan di pandu olah teman saya Evy Dwi Astuti. Asumsi yang harus dipenuhi adalah kado tidak mengenal gender, dan kedua apapun kadonya harus disyukuri.
379793_2430526562146_1221088720_31987810_1263601996_n
baca selengkapnya

13 Jurus Selamatkan BUMI

ditulis pada January 7, 2012
kategori Tips n' Triks | 1 yang kesasar

earth

Duta Lingkungan Indonesia, Valerina Daniel, punya 13 cara untuk menyelamatkan bumi. Cara yang cukup mudah ini sebaiknya dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tua-muda, aparat pemerintah-masyarakat, pengusaha-karyawan, bahkan sampai seorang pejabat sekalipun tidak ada salahnya kalau melakukan hal ini. Semua demi negara Indonesia, masa depan keturunan kita, warisan Indonesia untuk anak cucu kita nantinya.

Berikut ini 13 cara dari Valerina Daniel yang dipetik dari website UN Climate Change :

1. Mulailah dari diri sendiri (kalau kita sudah sadar, ajaklah orang lain untuk berbuat hal yang sama)
2. Hemat energi listrik (kalau ini biar bayar listriknya murah & kita bisa berhemat energi. Toh semua yang berlebihan itu akan mubazir dan berefek tidak baik)
3. Habis manis sepah didaur ulang (Maksudnya daur ulanglah sampah-sampah yang bisa di daur ulang, sampah hasil daur ulang masih punya nilai ekonomis lho)
4. Hemat BBM (Nah ini sih berarti naik angkutan umum lebih nikmat dari kendaraan pribadi. Kalau yang bawa kendaraan pribadi semakin berkurang, kemacetan juga bisa sedikittttttt berkurang)
5. Hemat air (Mandi sehari sekali aja hehe….^_^)
6. Hindari plastik (Kalau perlu pas belanja bawa plastik sendiri, soalnya plastik butuh waktu 1000 tahun buat diurai lho)
7. Daur ulang kertas & gunakan tissue secukupnya (Kertas & Tissue dibuat dari kayu, makin banyak dipakai berarti makin banyak pohon yang ditebang)
8. Back to nature (Jangan pake bahan kimia karena berbahaya bagi kesehatan)
9. Ayo tanam pohon dan berkebun (Jangan ngabisin luas tanah cuma buat bikin bangunan yang malah nguras kantong dan bikin banjir aja ^_^)
10. Piknik ke alam terbuka dapat menimbulkan kecintaan terhadap lingkungan
11. Bawa makanan dari rumah (Selain irit & lebih higienis, berarti kita juga mengurangi jumlah plastik pembungkus makanan)
12. Gunakan produk lokal yang ramah lingkungan. Pilih produk yang beremisi rendah dan hemat energi. Dengan mencintai produk dalam negeri, kita turut meningkatkan kemakmuran masyarakat. Asal jangan nambahin limbah aja deh…
13. Jadilah pejuang lingkungan. Jangan takut menegur orang yang membuang sampah sembarangan.

Ingat semuanya harus dimulai dari diri kita sendiri, kalau kita sudah melakukannya, tularkan kebiasaan kita pada orang lain. Masa depan bumi ini bergantung dari diri kita masing-masing. Walau yang kita lakukan sangat sederhana tapi kalau semua orang melakukannya, akan memberi efek yang besar bagi bumi ini.

32 Cara Berbakti Pada Orang Tua

ditulis pada January 3, 2012
kategori Motivasi | Pertamax?

doa-ibu2
Bismillah….

Nasehat dari; Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.

2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.

3. Lemah lembutlah kepada kedua orang tuamu, janganlah bermuka masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.

4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.

5. Kerjakanlah perkara- perkara yang dapat meringankan beban mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka, belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta bersungguh- sungguhlah dalam menuntut ilmu.
baca selengkapnya

lanjuut »